Minggu, 29 September 2019

Akun dan Manfaatnya

BAB I
PENDAHULUAN

      A.    Latar Belakang
Dari ilustrasi penyusun neraca (persamaan akuntansi) terlihat bahwa apapun transaksi yang dilakukan perusahaan, semuanya akan berpengaruh pada neraca. Dan semua transaksi yang dilakukan perusahaan dapat terlihat didalam neraca perusahaan. Tetapi, jika setiap kali perusahaan melakukan transaksi dan staff akuntansi perusahaan harus membuat neraca hal itu akan sangat merepotkan. Padahal dalam sehari praktiknya, suatu perusahaan bisa terjadi belasan transaksi bahkan ratusan transaksi. Maka dari itu diperlukan suatu media penolong yang dapat membantu staf akuntansi untuk mencatat transaksi perusahaan tanpa harus menyusun neraca setiap transaksi tersebut terjadi. Alat penolong itu disebut dengan perkiraan atau akun.

       B.     Rumusan Masalah
1.    Apa pengertian, tujuan, dari akun?
2.    Apa bentuk, dan pengelompokan akun?
3.    Bagaimana cara pengisian akun?

C.     Tujuan
        Adapun tujuan dari penulis karya tulis ini,adalah sebagai berikut :
1.    Untuk mengetahui tentang tujuan akun.
2.    Untuk mengetahui bentuk-bentuk serta pengelompokan akun..
3.    Untuk mengetahui tata cara pengisian akun.

        D.    Manfaat
Sejalan dengan tujuan penilitian laporan penulisan karya tulis ini,maka ada beberapa manfaat dan kegunaan baik untuk penulis sendiri maupun untuk pihak lain. Diantaranya ialah:
1.    Dapat digunakan untuk menambah wawasan dan pengetahuan mengenai akun dalam akuntansi.
2.    Siswa mengetahui serta memahami tentang akun.
3.    Siswa dan Pembaca lebih mengenal tentang akun.


BAB II

PEMBAHASAN

A.  Pengertian Akun
Akun adalah suatu media untuk mencatat transaksi-transaksi keuangan atau sumber daya yang dimiliki perusahaan secara spesifik seperti aktiva, hutang, modal, pendapatan, dan beban.

B.  Tujuan Penggunaan Akun
1.      Untuk mencatat data-data yang muncul akibat transaksi perusahaan.
Yaitu dasar dari kegiatan penyusun laporan keuangan.
2.      Akun memberikan informasi tentang operasi perusahaan dari hari ke hari.
Seperti, jumlah tagihan pada salah satu langganan atau jumlah total tagihan, jumlah beban tenaga kerja, jumlah pendapatan, atau beberapa informasi lainnya.

C.  Bentuk Akun
Secara umum akun berupa tabel yang berisi dua kolom. Kolom kiri disebut debet, sedangkan kolom kanan disebut kredit.
1.    Akun T
Akun T adalah akun yang paling sederhana. Bentuknya seperti huruf T dimana di sisi kirinya adalah sisi debet dan di sisi kanannya adalah kredit. Bagian atas tabel diberi nama akun.
Akun T digunakan untuk keperluan penjelasan mekanisme penggunaan akun dalam pengajaran akuntansi di sekolah.
2.    Akun Dua Kolom
Sebenarnya bentuk akun ini terdiri dari beberapa kolom. Disebut dua kolom karena terdiri dari dua kolom utama, yaitu kolom debet dan kredit. Akun dua kolom adalah pengembangan lebih lanjut dari akun T. Setiap kolom berisi kolom tanggal, kolom keterangan, kolom referensi (Ref), dan kolom debit/kredit.
Kolom debet dibagi lagi menjadi kolom tanggal, kolom keterangan, kolom referensi dalam kolom debet. Demikian juga kolom kredit dibagi dengan kolom-kolom seperti yang dimiliki kolom debet. 
3.    Akun Empat Kolom
Bentuk akun ini tidak benar-benar hanya memiliki empat kolom. Bentuk akun ini disebut akun empat kolom karena terdiri dari empat kolom utama yaitu kolom tanggal, kolom keterangan, kolom debet, dan kolom kredit. Keunggulan dari akun empat kolom adalah bahwa saldo akun tersebut dapat diketahui setiap tanggal, karena bentuk akun ini mengharuskan akuntan untuk menghitung saldonya setiap saat.

       D.    Pengelompokan Akun
1.    Akun Neraca atau disebut akun riil
Adalah semua akun yang terdapat dalam neraca, seperti akun aktiva, akun hutang, dan akun modal. Akun riil terus dilanjutkan atau diakumulasikan dari waktu kewaktu.
2.      Akun laba rugi atau disebut akun nominal
Adalah semua akun yang terdapat di dalam laporan labarugi, akun ini bersifat sementara dalam arti hanya satu Periode akuntansi saja, pada periode akuntansi berikutnya sudah mulai dengan yang baru. Akun ini mencakup akun pendapatan dan akun beban.
  
E.     Pedoman Pengisian Akun
Jika transaksi perusahaan dicatat dengan menggunakan akun, terdapat suatu aturan baku didalam proses pengisian dan pencatatannya. Aturan tersebut menjadi pedoman yang digunakan didalam pengisian akun untuk semua jenis transaksi disemua jenis perusahaan. Pedoman dalam mencatat transaksi perusahaan adalah dengan mengikuti aturan dibawah ini.
Jenis akun
Saldo normal
Pengurangan
Penambahan
Aktiva
Debet
Kredit
Debet
Kewajiban
Kredit
Debet
Kredit
Modal
Kredit
Debet
Kredit
Pendapatan
Kredit
Debet
Kredit
Beban
Debet
Kredit
Debet

Keterangan:
Ø  Untuk semua akun yang termasuk dalam kolom aktiva, jika akun tersebut bertambah nilainya maka dimasukkan di sisi debet, jika berkurang nilainya dimasukkan di dalam sisi kredit.
Ø  Untuk semua akun yang termasuk dalam kelompok akun hutang atau kewajiban, jika akun tersebut bertambah nilainya maka dimasukkan di sisi kredit, jika berkurang nilainya dimasukkan di dalam sisi debet.
Ø  Untuk semua akun yang termasuk dalam kelompok akun modal, jika akun tersebut bertambah nilainya maka dimasukkan di sisi kredit, jika berkurang nilainya maka dimasukkan didalam sisi debet.
Ø  Akun pendapatan atau penjualan, jika bertambah nilainya maka dimasukkan di sisi kredit, jika berkurang nilainya dimasukkan di dalam sisi debet.

Ø  Untuk semua akun yang termasuk dalam kelompok akun beban, jika bertambah nilainya maka dimasukkan di sisi debet,jika berkurang  nilainya dimasukkan di dalam sisi kredit.
Ø  Akun prive atau dividen, jika bertambah  nilainya maka dimasukkan di sisi debet, jika berkurang nilainya dimasukkan di sisi kredit.
F.     Kode akun
Kode akun bertujuan untuk mempermudah pencatatan dalam membuat laporan keuangan. Akun  umumnya disusun sedemikian rupa dan diberi kode, agar lebih mudah mencarinya dan mendapatkannya kembali pada kelompoknya masing-masing.
Macam-macam kode akun:

a.         Kode Numeral
        Kode numeral adalah pembuatan kode akun dengan cara memberi nomor-nomor pada akun-akun secara berurutan.
b.        Kode Angka Blok
Kode angka blok adalah pembuatan kode akun dengan mengelompokkan akun menjadi beberapa kelompok, dan setiap kelompok diberi satu blok angka yang berurutan sebagai kodenya.
c.         Kode Angka Desimal
Kode Angka Desimal adalah pembuatan kode akun dengan menggunakan sepuluh angka dari 0 sampai 9. Dan, tiap-tiap angka menunjukkan kelompok, golongan, dan jenis akun.
d.        Kode Mnemonik
Kode mnemonik adalah pembuatan kode akun dengan menggunakan huruf-huruf.
e.         Kode Kombinasi Huruf dan Angka
Kode kombinasi huruf dan angka adalah pembuatan kode akun dengan menggunakan kombinasi huruf dan angka. Pada umumnya huruf digunakan sebagai kode kelompok dan golongan akun, sedangkan angka menunjukkan nama akun.


DAFTAR PUSTAKA




Tidak ada komentar:

Posting Komentar